ANTARA KASIH, KASIHAN, DAN SAYANG

Pengalaman penulis yang sampai dengan sekarang selalu terbesit adalah pembicaraan penulis dengan seorang teman, katakanlah si Fulan, di dalam bis Depok-Priok tujuan Depok semasa kuliah.

Pembicaraan itu adalah penulis mengatakan “kasihan” atas apa yang telah menimpa temanku itu, tetapi anehnya temanku itu mengatakan, “Ia tidak mau dikasihani.” Dengan berbagai alasan ia ungkapkan.

Ungkapan “tidak mau dikasihani” selalu menjadi pertanyaan bagi penulis. Karena kebanyakan seorang manusia yang masih mempunyai kasih sayang dan rasa iba, pastilah mengungkapkan perkataan “kasihan” atas musibah yang menimpa seseorang atau situasi yang di luar kebiasaan.

Ternyata, bagi orang yang ditimpa musibah atau situasi yang di luar kebiasaan tidak semua mau menerima ungkapan “kasihan” atas ucapan orang lain bagi dirinya. Dengan kata lain, orang demikian tidak mau diberikan rasa iba hati yang di dalam dirinya ada jiwa pejuang dan usaha/kemandirian.

Penggunaan kata “kasihan” dan “kasih” memiliki persamaan kata yang dibedakan dengan akhirannya berupa “an”.

“Kasih”  selalu didasari oleh suatu kesayangan atas sesuatu, sedangkan “kasihan” didasari oleh rasa iba hati, belas kasih, atau keterharuan.

Bila demikian, maka menurut penulis ungkapan yang lebih baik dari ungkapan “kasihan” atas rasa iba hati, keterharuan terhadap situasi yang dialami oleh orang lain adalah berupa ungkapan “sayang”.

Sebagai contoh: “Sayang sekali dia menjadi pengemis.” “Sayang sekali penderitaan yang dialaminya menjadi dia tidak bisa melihat keindahan dunia ini.”

Mungkin dengan penggunaan ungkapan “sayang” bisa lebih mencerminkan kepedulian yang didasari bukan atas rasa iba, belas kasih atau pun keterharuan terhadap apa yang menimpa orang lain.

Mungkin juga dengan penggunaan ungkapan “sayang” bisa lebih diterima oleh banyak orang, karena ternyata dia telah dicintai oleh orang lain baik itu dikenalnya atau pun juga orang lain yang tidak dikenalnya.

Referensi:

kasihanka.sih.an [n] rasa iba hati; rasa belas kasih: pengemis tua itu hidup dr — orang; (2) p seruan menyatakan rasa belas (krn melihat dsb): — benar anak ini; aduh, — anak itu, tiba-tiba menjadi cacat seumur hidup Referensi: http://kamusbahasaindonesia.org/kasihan#ixzz1kzcaafO2, diakses 31-Jan-12 09:33.

kasihka.sih [n] perasaan sayang (cinta, suka kpd): pria itu menaruh — kpd gadis tetangganya [v cak] beri, memberi: siapa yg — kue ini? Referensi: http://kamusbahasaindonesia.org/kasih#ixzz1kzcg399X, diakses 31-Jan-12 09:33.

belasbe.las [n] perasaan iba atau sedih melihat orang lain menderita: muncul rasa — nya melihat pengemis tua itu [n] satuan bilangan dr 11-19 Referensi: http://kamusbahasaindonesia.org/belas#ixzz1kzz8uuaI,  diakses 31-Jan-12 09:33:23.

belas kasih rasa kasih krn iba

iba[a] berbelas kasihan; terharu dan kasihan: sangat — hatiku melihat anak itu Referensi: http://kamusbahasaindonesia.org/iba#ixzz1kzzRT0xp, diakses 31-Jan-12 09:33:23.

sayangsa.yang [a] kasih sayang (kpd); cinta (kpd); kasih (kpd); (2) v sayang akan (kpd); amat suka akan (kpd); mengasihi; mencintai: tiada Ibu yg tidak — kpd anaknya; (3) n cak kekasih; jantung hatiku: aduhai, — [a] (1) kasihan; (2) (terasa) menyesal: — benar, Anda tidak dapat mengunjungi rapat itu; — nya, perkara itu tidak dilaporkan kpd polisi; (3) terasa rugi (tidak rela dsb) kalau …: dimakan mabuk, dibuang –; ayam ini — kalau disembelih; (4) tidak rela (akan); tidak ikhlas (akan): krn — akan hartanya, ia tidak mau mengungsi ke tempat yg lebih aman Referensi: http://kamusbahasaindonesia.org/sayang#ixzz1kzclXv1f, diakses 31-Jan-12 09:33.

besitbe.sit , mem.be.sit v menyebat (mencambuk) dng rotan , ter.be.sit a terharu; iba; rawan: hatinya — mendengar berita itu Referensi: http://kamusbahasaindonesia.org/besit#ixzz1l01UrUot,  diakses 31-Jan-12 09:34.

0 Responses to “ANTARA KASIH, KASIHAN, DAN SAYANG”



  1. Tinggalkan sebuah Komentar

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s




Jumlah Pengunjung

  • 97,602 pengunjung

Enter your email address to subscribe to this blog and receive notifications of new posts by email.

Bergabunglah dengan 12 pengikut lainnya

Top Rated