TADABBUR KREATIF 30 AYAT MOTIVASI

clip_image002clip_image004Perjalanan hidup yang panjang memerlukan bekal dalam lika-likunya, dan kehadiran buku “Sesegar Telaga Kautsar, Tadabbur Kreatif 30 Ayat Motivasi” karangan Hudzaifah Ismail menjadikan bekal ilmu sekaligus siraman yang menjadikan perjalanan hidup menjadi bersemangat.

Adapun Telaga Kuatsar adalah telaga yang berada di surga dikhususkan bagi umat Nabi Muhammad SAW yang mana bila diminum mereka tidak akan pernah kehausan selamanya.

Tiga puluh ayat yang ditorehkan tafsirannya oleh penulis adalah untuk mengarahkan pembaca dalam menjalani hidup serta menjalankan kegiatan ibadah dengan penuh semangat dan penuh keikhlasan dan kepasrahan diri secara total kepada Allah SWT.

Buku ini pun mengajak pembacanya untuk merasakan kebahagiaan hidup di dunia yang bermula dari merasakan manisnya iman sebagai buah dari usaha untuk melaksanakan ketaatan kepada Allah SWT.

Ketiga puluh ayat tersebut dinamakan dengan Mata Air 1 sampai dengan Mata Air 30, yang salah satunya adalah “Visi yang Ajaib”, yakni Visi dari Nabi Ibrahim yang menghendaki keturunannya menjadi orang-orang yang mendirikan shalat dan mensyukuri nikmat Allah serta Visi Hidup Muhammad Rasulllah saw., yakni berbudi pekerti yang agung.

“Jadilah Orang Besar” tidak lain adalah orang yang mampu bermanfaat bagi orang lain, seperti seorang Kiai yang berpesan kepada santrinya, “Untuk menjadi orang besar, kamu tidak harus menjadi kaya, terkenal atau dikagumi banyak orang. Jika kamu mau mengajarkan Al-Quran di sebuah surai kecil di desa terpencil, maka kamu telah menjadi orang besar.” Buku ini pun menggambarkan bahwa Anda tidak menjadi orang besar hanya karena orang lain menghormati dan menghargai Anda, sebab penghargaan dan penghormatan tertinggi adalah keridhaan Allah terhadap segala perbuatan dan amal kebaikan yang Anda lakukan.

Penulis buku juga mengejek pembaca yang seakan-akan seseorang yang pikirannya dipenuhi banyak gagasan dan rencana cerdas tetapi tidak pernah mencoba merealisasikannya menjadi sebuah karya nyata, maka dia adalah orang yang tidak berguna. Sehingga penulis buku tersebut mengajak untuk “Cobalah, Anda Akan Mengetahui!

“Jangan Remehkan Kebaikan Kecil” yang digambarkan oleh penulis buku tersebut dengan Allah tidak pelit untuk membalas kebaikan kecil yang dilakukan hamba-Nya yang ikhlas, meski ganjarannya kecil tidak ada pahala sekecil apa pun di hari kiamat nanti melainkan ia akan menjadi tempat bergantung harapan setiap hamba untuk mengantarkannya ke surga.

“Semuanya untuk Anda”, ditafsirkan dengan apa pun yang kita lakukan, meski secara maknawi berorientasi pada kepentingan orang lain, namun hakikatnya adalah kita berbuat untuk diri kita sendiri.

Ada pun dengan “Bertanyalah agar Lebih Yakin” dimaksudkan dengan pengetahuan yang benar-benar diyakini kebenarannya akan menimbulkan ketenangan hati dan hilangnya rasa ragu dari dalam diri dan bertanya adalah kunci untuk mengetahui sesuatu.

Hal yang unik dalam buku ini adalah “Buang Keresahan, Hadapi Kenyataan!” dengan ditafsirkan dengan keyakinan Allah tidak akan pernah menimpakan suatu kesulitan kepada seseorang kecuali Dia juga menganugrahkan kekuatan untuk menghadapi dan mengatasinya.

“Jagalah Hati dengan Zikir” penulis buku ini sengaja mengkarakteristik orang yang memiliki kekuatan hati yang positif, berupa dia tidak mengharap imbalan apa-apa dari manusia, melaksanakan apa yang dikatakan dengan bentuk satunya kata dan perbuatan, dan tidak merasa bahwa dialah yang terbaik, juga tidak akan terusik oleh caci-maki dan hinaan orang-orang bodoh serta tidak juga membalas dengan caci-maki dan hinaan yang sama justru mereka membalasnya dengan perkataan yang baik dan menentramkan.

“Renungkan Kembali, untuk Apa Anda Hidup?” dengan menjabarkan fungsi utama adanya hari Akhirat yaitu mengadili dan membalas semua kejahatan dengan siksaan neraka dan semua kebaikan dengan ganjaran surga danmengilustrasikan tujuan hidup yang sebenarnya bukan memiliki harta atau memperoleh jabatan tinggi atau memiliki popularitas, tetapi semua itu hanya sebagai sarana untuk mempermudah pembaca meraih tujuan yang lebih besar, mulia dan kekal, yaitu beribadah kepada Allah swt.

Mata Air yang ke-30 adalah “Pemenang yang Dikenang” dengan menyitir Imam Ibnu Taimiyah “Siapa yang tidak menemukan surga dunia, sulit baginya untuk memperoleh surga akhirat. Surga Dunia adalah surga manusia ketika bermunajat kepada Allah dan menikmati ketaatan kepada-Nya. Kesuksesan pada masalah-masalah duniawi hanyalah kenikmatan yang berakhir bersamaan dengan berakhirnya kehidupan.”

Pertanyaan bagi para pembaca, apakah kita mampu untuk menciduk air-air Telaga Kautsar dalam bukunya Hudzaifah Ismail?

0 Responses to “TADABBUR KREATIF 30 AYAT MOTIVASI”



  1. Tinggalkan sebuah Komentar

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s




Jumlah Pengunjung

  • 98,298 pengunjung

Enter your email address to subscribe to this blog and receive notifications of new posts by email.

Bergabunglah dengan 12 pengikut lainnya

Top Rated