METODE TUNJUK SILANG BELAJAR MEMBACA AL-QUR’AN

Buku karangan Prof. Dr. Jalaluddin dapat dianggap merupakan bantuan bagi kemudahan kalangan umat Islam yang merindukan sistem pengajaran yang otodidak untuk menulis dan membaca huruf Al-Quran.

clip_image002[6]clip_image004[6]

Kehadiran buku ini sebagai jawaban dari dihapuskannya mata pelajaran baca tulis Arab-Melayu yang merupakan salah satu peninggalan ulama Nusantara yang bersifat monumental.

Buku ini pun sebagai pelepas dahaga remaja muslim yang buta huruf baca tulis huruf Al-Qur’an dan sebagai jembatan juran pemisah remaja melek baca tulis huruf Latin tetapi buta baca tulis huruf Al-Qur’an.

Kenapa disebut Metode Tunjuk Silang? Dikarenakan pengarang buku ini menerapkan paduan abjad Latin-Arab. Huruf-huruf Al-Qur’an yang tertulis dalam huruf dan bahasa Arab dibaca dari kanan ke kiri, sebaliknya bila huruf Al-Qur’an tersebut ditulis dalam huruf latin akan tampak adanya persilangan letak huruf yang saling tunjuk dan jika dihubungkan akan membentuk garis tanda silang (X).

Sungguh metode ini dapat sebagai penambah khazanah keilmuan membaca Al-Qur’an di kalangan umat muslim di Indonesia.

1 Response to “METODE TUNJUK SILANG BELAJAR MEMBACA AL-QUR’AN”


  1. 1 hafiz talking doll Januari 28, 2016 pukul 9:34 am

    I couldn’t resist commenting. Very well written!


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s




Jumlah Pengunjung

  • 97,602 pengunjung

Enter your email address to subscribe to this blog and receive notifications of new posts by email.

Bergabunglah dengan 12 pengikut lainnya

Top Rated