KEWAJIBAN MELENGKAPI PERMOHONAN PENGANGKATAN ANAK DENGAN AKTA KELAHIRAN

Dengan disahkannya Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 23 Tahun 2006 tentang Administrasi Kependudukan, terutama pada Pasal 47 ayat (1), ayat (2), dan ayat (3) yang melahirkan norma hukum untuk dilakukannya pencatatan terhadap pengangkatan anak yang wajib dilaporkan paling lambat tiga puluh hari setelah diterimanya salinan penetapan pengadilan.

Selain itu, dengan adanya peraturan pelakananya, yaitu Peraturan Presiden Republik Indonesia Nomor 25 Tahun 2008 tentang Persyaratan dan Tata Cara Pendaftaran Pendudukan dan Pencatatan Sipil, pada Pasal 87 ayat (2), menggariskan norma hukum berupa syarat pencatatan pengangkatan anak salah satunya berupa fotokopi Kutipan Akta Kelahiran.

Sehingga selain berpedoman kepada Surat Edaran Mahkamah Agung RI Nomor: 6 Tahun 1983 tentang Penyempurnaan Surat Edaran Nomor: 2 Tahun 1979, Surat Edaran Mahkamah Agung RI Nomr: 3 Tahun 2005 tentang Pengangkatan Anak, Hakim yang mengadili perkara permohonan pengangkatan anak juga harus memperhatikan UURI Nomor 23 Tahun 2006 dan Perpres Nomor: 25 Tahun 2008 tersebut.

Oleh demikian, maka Mahkamah Agung RI mengeluarkan Surat Edaran Mahkamah Agung RI Nomor 2 Tahun 2009 tentang Kewajiban Melengkapi Permohonan Pengangkatan Anak dengan Akta Kelahiran.

DIMANAKAH HARUS MELAPORKAN PENGANGKATAN ANAK?

Kompetensi pengadilan untuk pengangkatan anak adalah berdasarkan tempat tinggal si pemohon, tetapi untuk pencatatan pengangkatan anak pada undang-undang tidak disebutkan secara tegas, apakah pada instansi pelaksana yang menerbitkan Kutipan Akta Kelahiran dari anak angkat atau cukup disamakan dengan pengadilan yang menerbitkan penetapan pengangkatan anak dengan kata lain cukup di instansi pelaksana tempat tinggal pemohon.

Tetapi, bila digunakan penafsiran gramatikal dan struktur undang-undang tersebut, dapat diketemukan “pemahaman” bahwa pembuat undang-undang menghendaki agar pencatatan pengangkatan anak di instansi pelaksana yang menerbitkan Kutipan Akta Kelahiran tersebut yang dijadikan syarat permohonan pengangkatan anak, karena hal tersebut terlihat dari keinginan pembuat undang-undang untuk Pejabat Pencatatan Sipil membuat catatan pinggir pada Register Akta Kelahiran “dan” Kutipan Akta Kelahiran.

Pembuatan catatan pinggir tentang pengangkatan anak tersebut harus pada Register Akta Kelahiran dan Kutipan Akta Kelahiran. Lain halnya bila pembuat undang-undang membuat kata sambung “atau”, yang mana bila penggunaan kata sambung “atau” dapat sebagai pilihan bagi hakim untuk menentukan instansi pelaksana yang mana yang berwenang untuk melakukan pencatatan tersebut, apakah pada tempat tinggal pemohonan dalam hal ini sama dengan pengadilan negeri yang menerbitkan penetapan pengangkatan anak tersebut, sehingga Pejabat Pencatatan Sipil cukup dengan membuat catatan pinggir pada Kutipan Akta Kelahiran, bilamana Instansi Pelaksana yang menerbitkan Kutipan Akta Kelahiran tersebut berbeda dengan tempat tinggal pemohonan.

Dengan demikian, hakim haruslah cermat dalam pertimbangan putusannya, hendak dikemanakan pelaporan pencatatan pengangkatan anak tersebut.

BUNYI AMAR/DIKTUM PENETAPAN PENGANGKATAN ANAK

Berdasarkan peraturan perundang-undangan demikian, telah mengakibatkan perubahan pada proses persidangan pengangkatan anak di pengadilan. Hakim tidak semata-mata lagi hanya mengesahkan/mengangkat pengangkatan anak dalam penetapannya, tetapi sudah harus perlu mempertimbangkan kewajiban tentang pelaporan pengangkatan anak.

Sehingga amar/diktum penetapan seyogyanya ditambahkan kalimat berupa:

“Menetapkan pemohonan melaporkan pengangkatan anak dalam perkara ini kepada Instansi Pelaksana yang menerbitkan Kutipan Akta Kelahiran di, Pemerintah Kota/Kabupaten ___, yaitu pada Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil, Pemerintah Kota/Kabupaten ___.”

0 Responses to “KEWAJIBAN MELENGKAPI PERMOHONAN PENGANGKATAN ANAK DENGAN AKTA KELAHIRAN”



  1. Tinggalkan sebuah Komentar

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s




Jumlah Pengunjung

  • 97,602 pengunjung

Enter your email address to subscribe to this blog and receive notifications of new posts by email.

Bergabunglah dengan 12 pengikut lainnya

Top Rated