PNS DILARANG TAMBAH CUTI

“Karena itu, Menteri Koordinator (Menko) Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Agung Laksono mengingatkan para abdi negara untuk tidak menambah jatah cuti.
’’Pemerintah telah menetapkan cuti bersama pada 5, 6, dan 7 Agustus 2013. Jadi, jangan coba-coba nambah lagi!’’ tegas Agung.”

RADAR LAMPUNG; Rabu, 24 Juli 2013, diakses 7/25/2013 1:59:56 PM

Pemberitaan di atas sempat mengejutkan penulis. Perencanaan mengajukan cuti tahunan selama 7 (tujuh) hari kerja yang menyambung dengan cuti bersama 2013 menjadikan sia-sia, alias kuatir kena tindakan sanksi administrasi, yang ujung-ujungnya DP3 menjadi menurun nilainya dan dapat berakibat kepada kenaikan pangkat yang dapat tertunda.

Peraturan itu ada karena untuk dilanggar. Celoteh di warung kopi yang menginspirasikan penulis untuk mencari akal, bagaimana caranya untuk tidak melanggar peraturan?

Cari-cari bersama Paman Google, ternyata tidak ada larangan yang melarang secara tegas untuk PNS menggabung cuti bersamanya dengan cuti tahunan.

Tapi bagaimana jadinya? Menkokesra Agung Laksono telah mengeluarkan pernyataan sebagaimana berita di Radar Lampung, 24 Juli 2013, untuk mengingatkan para abdi negara untuk tidak menambah jatah cutinya.

Alih-alih, tidak ada peraturan yang tertulis yang melarang isi pesan sebagaimana yang dinyatakan oleh Agung Laksono, tetapi selama masih sebagai bawahan dan belum menjadi pimpinan, maka kita harus taat kepada pimpinan. Wong pemberian cuti tahunan itu adalah kebijakan pimpinanan, walaupun kita masih punya jatah/hak cuti tahunan 7 (tujuh) hari kerja, tetapi bilamana hanya diberikan 3 (tiga) hari kerja, sebagai bawahan tidak bisa berkata apa-apa, alias terima nasib saja, yang artinya pendekatannya kepada pimpinan kurang harmonis, bagaikan kucing dengan tikus.

Inspirasi timbul dalam diri penulis, jika ada larangan seperti itu, maka bisa saja penulis mengambil jatah izin tidak masuk kerja, atau pura-pura “sakit (?)”, dalam artian bukan sakit sungguhan, tetapi isi surat sakitnya adalah “Oleh karena saya perlu istirahat disebabkan kondisi badan (jiwa dan raga) yang kurang memungkinkan untuk bekerja sebagaimana biasanya”. Dengan catatan surat sakitnya diberikan sebelum bolos kerja.

Sedangkan untuk surat izinya, harus diberikan sebelum kita tidak masuk kerja. Jadi ada alasan bahwa kita tidak masuk kerja telah ada pemberitahuan sebelumnya, alias tidak masuk kerja tanpa keterangan (alpa).

Intinya adalah cuti bersama “dapat” disambung dengan cuti tahunan dengan syarat didahului dengan satu dua hari sakit/izin terlebih dahulu.

Yang terakhir dengan jangan dilupakan, JAGA SELALU HUBUNGAN BAIK DENGAN ATASAN/PIMPINAN. Oleh karena, trik di atas hanya dapat berlaku bila bawahan yang mengajukan cuti sebelas dua belas dengan atasannya. Smile

Semoga inti tulisan ini dapat menjadi solusi dari “PNS DILARANG TAMBAH CUTI”, terutama bagi abdi negara yang jauh di seberang pulau dari sanak saudaranya dan keluarga untuk melepas rindu dan menjalin silahturahmi.

SELAMAT menikmati cuti bersama dan cuti tahunannya.

Pustaka: http://www.radarlampung.co.id/read/berita-utama/60601-pns-dilarang-tambah-cuti-, akses 7/25/2013 2:28:16 PM

0 Responses to “PNS DILARANG TAMBAH CUTI”



  1. Tinggalkan sebuah Komentar

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s




Jumlah Pengunjung

  • 97,602 pengunjung

Enter your email address to subscribe to this blog and receive notifications of new posts by email.

Bergabunglah dengan 12 pengikut lainnya

Top Rated


%d blogger menyukai ini: