MEMAHAMI UNTUK MEMBASMI ATAU MENGELABUI (?)

Pengetahuan adalah kekuatan. Orang yang mengetahui berbeda dengan orang yang tidak mengetahui, tetapi ada kalanya orang yang mengetahui itu untuk dipahaminya yang kemudian akan digunakan untuk mengubah prilakunya, baik itu untuk tujuan kebaikan atau untuk kejahatan.

clip_image002clip_image004

Kehadiran buku “Memahami untuk Membasmi: Buku Panduan untuk Memahami Tindak Pidana Korupsi” yang disusun oleh Komisi Pemberantasan Korupsi adalah sebuah buku yang dinantikan bagi para pemerhati koruptor, baik itu calon, pegeliat korupsi, hendak melepaskan status koruptornya, atau pun bagi pembasmi koruptor.

 

Tanpa disadari, korupsi itu muncul dari kebiasaan masyarakat yang “sakit (?)” yang mulanya dianggap lumrah, wajar dan biasa saja. Seperti memberi hadiah kepada pejabat/pegawai negeri atau keluarganya sebagai imbal jasa sebuah pelayanan.

Pengertian korupsi bukanlah istilah yang baru muncul di era reformasi. Sebenarnya pengertian korupsi sudah ada cikal bakalnya di dalam Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP) ciptaannya orang Belanda.

Buku ini memperkenalkan bentuk-bentuk perbuatan yang bisa dikategorikan sebagai korupsi, yang hendak ditujukan oleh penyusunnya sebagai upaya mencegah orang tidak melakukan korupsi.

Walaupun demikian, penulis blog ini, berharap buku tersebut benar-benar dijadikan alat tujuan agar masyarakat Indonesia dapat memahami dengan lebih mudah dan lebih tepat tentang bentuk/jenis korupsi sebagaimana dimaksud oleh hukum Indonesia.

Sehingga tidak menjadi alat tujuan untuk “mengelabui” aparatur hukum atau diri sendiri, sebagaimana judul tulisan ini.

Intisari buku ini adalah perumusan tiga puluh bentuk/jenis tindak pidana korupsi yang digariskan dalam pasal-pasal pada UU No. 31 Tahun 1999 jo. UU No. 20 Tahun 2001.

Ketiga puluh perbuatan yang dapat dikenakan pidana penjara karena korupsi pada dasarnya dapat dikelompokkan ke dalam tujuh kelompok, yaitu:

1. Kerugian keuangan negara;

2. Suap-menyuap;

3. Penggelapan dalam jabatan;

4. Pemerasan;

5. Perbuatan curang;

6. Benturan kepentingan dalam pengadaan; dan

7. gratifikasi

selain itu ada enam jenis tindak pidana lain yang berkaitan dengan tindak pidana korupsi, yakni:

1. Merintangi proses pemeriksaan perkara korupsi;

2. Tindak memberi keterangan atau memberi keterangan yang tidak benar;

3. Bank yang tidak memberikan keterangan rekening tersangka;

4. Saksi atau ahli yang tidak memberi keterangan atau memberi keterangan palsu;

5. Orang yang memegang rahasia jabatan tidak memberikan keterangan atau memberi keterangan palsu;

6. Saksi yang membuka identitas pelapor;

2 Responses to “MEMAHAMI UNTUK MEMBASMI ATAU MENGELABUI (?)”


  1. 1 Agen bola agen99bet.com berhadiah samsung s4 tiap bulan depo 20rb Mei 15, 2014 pukul 11:33 pm

    First of all I want to say great blog! I had a quick question
    in which I’d like to ask if you don’t mind. I was interested to know how you center yourself and clear your
    head before writing. I have had a difficult time clearing my thoughts in getting my ideas out there.
    I truly do enjoy writing however it just seems like the first 10 to
    15 minutes are generally lost simply just trying to figure out how
    to begin. Any recommendations or tips? Thank you!

  2. 2 taruhan bola online September 28, 2014 pukul 4:11 am

    You might surely call at your understanding the project you write. The earth hopes for far more excited authors just like you who are certainly not afraid post that they imagine. Everyday comply with your current cardiovascular system taruhan bola online.


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s




Jumlah Pengunjung

  • 97,602 pengunjung

Enter your email address to subscribe to this blog and receive notifications of new posts by email.

Bergabunglah dengan 12 pengikut lainnya

Top Rated