PENCARIAN KESUKSESAN ATAU KEBERKAHAN HIDUP

Segelintir manusia dalam kehidupan dunia selalu berada dalam persaingan sesama anak Adam Hawa. Persaingan itu menyebabkan manusia dinilai sukses atau gagal, berada dalam nomor urut pertama atau kesudahannya.

Garis batas antara kesuksesan dan keberkahan hidup bagaikan setipis kulit ari.

clip_image001[8]

Parameter kesuksesan dinilai dari keberhasilan menempuh permasalahan atau pun memperoleh keuntungan.

Biasanya kesuksesan itu ditarik dari perbandingan antara kehidupan manusia yang satu dengan yang lainnya. Oleh karena kesuksesan disandingkan dengan membandingkan kegagalan lawannya, ada kalanya kesuksesan di satu pihak tidak mendatangkan kebahagian bagi orang lain.

Adapun dengan keberkahan hidup adalah mendatangkan kebaikan bagi semua kehidupan manusia.

Dalam keberkahan hidup tidak melihat manusia sebagai lawannya atau saingannya dalam menempuh kehidupan, tetapi perbuatannya sebagai karunia Tuhan yang mendatangkan kebaikan bagi kehidupan manusia.

Bila pemahaman kesuksesan dan keberkahan hidup dilihat dengan kacamata agama Islam, maka telah jelas dalam firman-Nya, yakni:

“Dan orang-orang yang mendustakan ayat-ayat Kami dan mendustakan akan menemui akhirat, sia-sialah perbuatan mereka. Mereka tidak diberi balasan selain dari apa yang telah mereka kerjakan.” (7:147)

“Dan ketahuilah, bahwa hartamu dan anak-anakmu itu hanyalah sebagai cobaan dan sesungguhnya di sisi Allah-lah pahala yang besar.” (8:28)

“Orang-orang yang beriman dan berhijrah serta berjihad di jalan Allah dengan harta benda dan diri mereka, adalah lebih tinggi derajatnya di sisi Allah; dan itulah orang yang mendapat kemenangan.” (9:20)

“Katakanlah: ‘Apakah akan Kami beritahukan kepadamu tentang orang-orang yang paling merugi perbuatannya?’ (18:103)

“Yaitu orang-orang yang telah sia-sia perbuatannya dalam kehidupan dunia ini, sedangkan mereka menyangka bahwa mereka berbuat sebaik-baiknya.” (18:104)

“Mereka itu orang-orang yang kufur terhadap ayat-ayat Tuhan mereka dan (kufur terhadap) perjumpaan dengan Dia, maka hapuslah amalan-amalan mereka, dan Kami tidak mengadakan suatu penilaian bagi (amalan) mereka pada hari kiamat.” (18:105)

“Dan janganlah kami tujukan kedua matamu kepada apa yang telah Kami berikan kepada golongan-golongan dari mereka, sebagai bunga kehidupan dunia untuk Kami cobai mereka dengannya. Dan karunia Tuhan kamu adalah lebih baik dan lebih kekal.” (20:131)

Sedangkan pemahaman dari definisi kata dapat dilihat pada:

http://bahasa.kemdiknas.go.id/kbbi/index.php, akses Rabu, 25 September 2013

suk·ses /suksés/ a berhasil; beruntung: novel itu mencapai — luar biasa, terutama setelah difilmkan;
me·nyuk·ses·kan v menjadikan berhasil; menjadikan beruntung: program pendidikan kependudukan bertujuan – program keluarga berencana;
ke·suk·ses·an n keberhasilan; keberuntungan: kebanyakan orang senang mempelajari – orang lain untuk ditiru

ber·kah n karunia Tuhan yg mendatangkan kebaikan bagi kehidupan manusia; berkat

1ber·kat 1 n karunia Tuhan yg membawa kebaikan dl hidup manusia: semoga Tuhan melimpahkan — Nya kpd kita; 2 n doa restu dan pengaruh baik (yg mendatangkan selamat dan bahagia) dr orang yg dihormati atau dianggap suci (keramat), spt orang tua, guru, pemuka agama: sebelum berangkat meninggalkan kampung halaman, dia memohon — kpd gurunya; 3 n makanan dsb yg dibawa pulang sehabis kenduri: undangan itu masing-masing pulang dng membawa — ke rumahnya; 4 v cak mendatangkan kebaikan; bermanfaat; berkah: uangnya banyak, tetapi tidak –;
mem·ber·kati v 1 memberi berkat (tt Tuhan): semoga Allah – usaha kita; 2 mendoakan supaya Tuhan mendatangkan berkah: penghulu itu – kedua pengantin; 3 mendatangkan kebaikan, keselamatan, dsb: barang curian tidak akan -;
pem·ber·kat·an n proses, cara, perbuatan memberikan berkat;
ke·ber·kat·an n keberuntungan; kebahagiaan

2ber·kat p karena; akibat dr: — bantuannyalah kami dapat selamat kembali ke kampung

KESIMPULAN:

Kesuksesan manusia baru terlihat pada perjumpaan dengan Tuhannya, sedangkan kehidupan manusia di bumi ini adalah baru berupa proses yang berjalan untuk mendatangkan keburukan (dosa) atau kebaikan (pahala) yang akan ditimbang pada hari akhir. Kesuksesan itu cenderung “agak” mengkesampingkan kehadiran Tuhan dalam usaha manusia.

Adapun keberkahan itu selalu meliputi kehidupan manusia yang berjalan di jalan Tuhan selama kehidupannya di dunia dan di hari akhirat. Ia selalu menghadirkan Tuhan dalam segala gerak kehidupannya.

Sehingga pemilihan antara kesuksesan atau keberkahan hidup adalah terletak pada penetapan hati dalam memutuskan sesuatu yang akan diperolehnya, apakah hati tertuju kepada karunia Tuhan atau semata-mata usahanya sendiri.

Jika ia tertuju keberpihakan kepada karunia Tuhan, maka ia selalu menghadirkan Tuhan dengan cara takut dan harap kepada Tuhan.

0 Responses to “PENCARIAN KESUKSESAN ATAU KEBERKAHAN HIDUP”



  1. Tinggalkan sebuah Komentar

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s




Jumlah Pengunjung

  • 97,602 pengunjung

Enter your email address to subscribe to this blog and receive notifications of new posts by email.

Bergabunglah dengan 12 pengikut lainnya

Top Rated